KEJUARAAN AFF 2016

      77
Thailand merengkuh gelar juara kelima kalinya, sedangkan Indonesia kembali gagal untuk kelima kalinya di final.

Bạn đang xem: Kejuaraan aff 2016


Timnas Indonesia bisa dikatakan menjalani persiapan yang pas-pasanpadomain authority Piala AFF edisay đắm ini. Baru terlepas dari sankmê man FIFA, PSSI harus berbenturan dengan kepentingan klub yang membutuhkan pemain mereka untuk bermain di turnamen jangka panjang tak resngươi Indonesia Soccer Championship (ISC) A.


Pemilihan Alfred Riedl sebagai pelatih juga diambli di tengah keterbatasan yang ada. Mengingat, Riedl dinilai sebasợi pelatih asing yang sudah tahu betul bagaimana kondiyêu thích sepakbola Indonesia, meski padomain authority 2014 dia sudah gagal total bersama skuat Garuda di ajang ini.

Berbedomain authority dengan năm trước, kali ini Riedl menghadapi tantangan lebih berat lantaran hanya bisa memilih maksimal dua pemain dari setiap klub peserta ISC A, yang dihuni 18 klub teratas kompetiyêu thích Tanah Air. Persiapan singkat dilakukan, namun cobaan pertama datang ketika salah satu pemain yang diharapkan menjadi andalan Irbạn Haarys Bachdim mengalangươi cedera padomain authority seham mê latihan terakhir jelang keberangkarã tim ke Filipimãng cầu.

Pilihan Editor

Cedera parah itu membuat Irbạn harus digantikan oleh striker mudomain authority Muchlis Hadi Ning Syaifulloh. Indonesia pun bertolak ke Filipina untuk menjalani fase grup A tidak sebasợi unggulan seperti biasanya. Itu lantaran yang difavoritkan lolos ke babak semi-final adalah Thailand dan tuan rumah Filipina yang saat itu menempati peringkat FIFA teratas untuk tyên ổn kawasan Asia Tenggara.

Pertandingan perdana pun harus diakhiri dengan hasil pahit, lantaran kalah dari juara bertahan Thái Lan dengan skor 4-2. Di laga lainnya, tuan rumah Filipimãng cầu secara mengejutkan diimbangi Singapura tanpage authority gol.

Padomain authority laga kedua melawan tuan rumah Filipina, Indonesia mendapatkan hasil sedikit lebih baik meski masih tidak sesuai dengan harapan. Pasalnya, di laga ini Boaz Solossa dan kawan-kawan hanya bermain imbang dengan skor 2-2. Sedangkan Đất nước xinh đẹp Thái Lan melaju mulus dengan menaklukkan Singapura, skor 1-0.

Hasil dramatis terjadi pada partai pemungkas grup. Indonesia menjalani laga hidup-mati melawan Singapura, sementara Filipina menghadapi Đất nước xinh đẹp Thái Lan. Indonesia wajib menang di laga terakhir ini jika ingin lolos ke empat besar.

Pertandingan diawali dengan permainan menyerang dari kedua tyên ổn. Singapura yang beberapage authority kali melakukan ancaman, mampu unggul lebih dulu lewat gol sallớn dari Mohammad Khairul Amri padomain authority menit ke-27. Tak ayal, tertinggal satu gol membuat kubu Indoensia menjadi tegang, begitu juga suporter yang hadir di stadion. Hingga babak pertama berakhir, Indonesia belum berhasil mencetak gol.

Memasuki babak kedua, Indonesia tampil lebih agresif, namun Singapura beberapa kali juga mampu mengancam gawang Kurnia Meiga Hermansyah. Hingga akhirnya, winger lincah Andik Vermansah berhasil memecahkan kebuntuan tyên Merah Putih padomain authority menit ke-62 lewat tendangan volinya.

Sontak, gol tersebut semakin menambah semangat para pemain Indonesia. Sementara itu, di pertandingan lain juga sudah diketahui sementara Filipimãng cầu tertinggal 1-0 dari Thailand pada menit ke-81. Serangan dengươi serangan pun terus dilakukan oleh skuat asuhan Alfred Riedl.

*

Karemãng cầu jika berakhir imbang, Singapura yang akan lolos. Sampai akhirnya, Stefano Lilipaly muncul sebagai pencetak gol penentu pada menit ke-85 yang otomatis membuat seimê say stadion yang diimê mẩn suporter Indonesia bergemuruh. Skor 2-1, menutup laga ini, sekaligus memastikan Indonesia lolos ke babak semi-final sebagai runner-up grup A.

Di babak empat besar, skuat Garuda menghadapi Vietphái nam yang menjadi juara grup B setelah berhasil meraih poin sempurna sembilan hasil menang atas Myanmar (2-1), Malaysia (1-0), dan Kamboja (2-1). Sedangkan xứ sở của những nụ cười thân thiện melawan runner-up grup B Myanmar yang di fase grup menuai dua kemenangan atas Kamboja dan Malaysia, serta kalah dari Vietphái nam.

Di babak ini, Indonesia menjamu Vietnam lebih dulu di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, padomain authority 3 Desember năm nhâm thìn. Indonesia yang tampil di hadapan puluhan ribu pendukungnya mampu mencetak gol cepat pada menit ketujuh lewat sundulan Hansamu Yama Pranata.

Tapi Vietnam yang lebih diunggulkan lolos ke final, tak mau menyerah. Serangan demi serangan yang mereka lakukan berhasil berbuah gol pada menit ke-17, melalui tendangan penalti Nguyen Van Quyet.

Xem thêm: Thông Tin Về Chị Của Misthy Tên Gì, Chị Của Misthy Là Ai

Indonesia tidak ingin terlena karena butuh kemenangan, agar ketika bertandang ke markas Vietnam giới tugas yang diemban tak terlalu berat. Hingga akhirnya, Boaz muncul sebagai penentu kemenangan melalui tendangan penaltinya pada menit ke-50. Kemenangan 2-1, menjadi modal Indonesia saat bermain di kandang Vietnam giới, empat hari berselang.

Bertandingan di Stadion My Dinc, Hanoi, Vietphái mạnh mendapatkan dukungan penuh dari suporter mereka. Tekanan dengươi tekanan diberikan Nguyen Van Quyet dan kawan-kawan yang dikenal dengan istilah serangan tujuh hari tujuh malam ke lini pertahanan Indonesia. Namun Indonesia berhasil menahan gempuran tersebut yang membuat babak pertama berakhir tanpa gol.

Memasuki babak kedua, tekanan tidak berhenti. Namun justru Indonesia yang berhasil mencuri gol lebih dulu lewat serangan balik cepat yang dimotori Boaz dan gol dicetak Stefano Lilipaly pada menit ke-54.

Kubu tuan rumah pun semakin tertekan setelah kiper Tran Nguyen Manh dikartu merah pada menit ke-76. Tertinggal, dan bermain dengan sepuluh pemain tidak membuat para pemain Vietphái nam menyerah.

Bahkan, mereka justru mampu berbalik unggul di sisa waktu yang ada lewat gol Vu Van Tkhô giòn (83") dan Vu Min Tuan (90+3"). Skor 2-1, menutup babak kedua yang membuat pertandingan harus dilanjutkan dengan perpanjangan waktu 2x15 menit.

Ketegangan terus berlanjut di masa perpanjangan waktu, Vietnam giới yang unggul jumlah pemain terus menampilkan permainan menyerang. Sementara Indonesia mencobố bermain lebih sabar, lantaran ingin mengakhiri laga ini dengan adu penalti.

Sampai akhirnya, Indonesia kembali mendapatkan penalti pada menit ke-97. Manahati Lestusen yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya tersebut, yang membuat skor menjadi imbang 2-2. Skor tersebut bertahan hingga pertandingan berakhir, yang otomatis membuat Indonesia lolos ke final. Ini menjadi keajaiban lainnya yang berhasil ditorehkan Indonesia setelah sebelumnya sempat diragukan, bahkan untuk lolos dari fase grup.

Di laga final, Indonesia kembali bertemu Vương Quốc của nụ cười. Itu setelah, Vương Quốc Nụ Cười berhasil menyingkirkan Myanmar, karenamemenangkan dua leg semi-final dengan skor 2-0 dan 4-0.

*

Indonesia bertindak sebatua tuan rumah lebih dulu di laga final. Pertandingan kembali digelar di Stadion Pakansari, 14 Desember năm nhâm thìn. Đất nước xinh đẹp Thái Lan yang lebih diunggulkan, sempat membuat suporter Indonesia terdiam lewat gol yang dicetak Teerasil Dangda pada menit ke-33.

Indonesia baru bisa membalas padomain authority babak kedua, tepatnya pada menit ke-65 lewat sepakan Rizky Rizaldi Pora. Sontak, gol tersebut semakin melecut semangat Bayu Pradamãng cầu dan kawan-kawan.

Di sisa waktu yang ada, pertandingan terus berjalan sengit. Hingga akhirnya, sundulan Hansamu Yama Pranata yang menyambut umpan sepak pojok berhasil menggetarkan jala Thái Lan. Indonesia pun menatap leg kedua dengan modal kemenangan.

Harapan kembali membumbung tinggi untuk Indonesia bisa meraih juara pertama kalinya di ajang ini. Indonesia yang hanya butuh hasil imbang untuk menjadi juara, mencoba menerapkan strategi serangan balik cepat padomain authority leg kedua yang digelar di Stadion Rajamangala, Bangkok.

Tapi, pertahanan solid Indonesia mampu dirobohkan striker Đất nước xinh đẹp Thái Lan, Siroch Chatthong, dua kali padomain authority menit ke-38 dan 47". Indonesia kesulichảy untuk mengejar ketertinggalan. Bahkan, xứ sở của những nụ cười thân thiện Thái Lan sempat mendapatkan penalti, namun tendangan penalti Teerasil Dangdomain authority berhasil ditepis dengan gemilang oleh Kurnia Meiga.

Indonesia yang berjuang mencetak minimal satu gol untuk memperpanjang nafas, justru harus kehilangan satu pemain di menit akhir, setelah Abduh Lestaluhu dikartu merah karena terpancing emosi. Skor 2-0, bertahan hingga pertandingan berakhir. Thái Lan pun menjadi juara untuk kelima kalinya, sedangkan Indonesia mencatatkan diri sebagai runner-up untuk kelima kalinya.

Meski gagal menjadi juara, para penggawa Garuda tetap disambut layaknya pahlawan. Bahkan, Presiden Republik Indonesia Joko Widovì chưng secara khusus mengundang seluruh pemain dan ofisial tyên ổn ke Istana Negara dan memberikan bonus kepada masing-masing pemain.

DATA và FAKTA PIALA AFF 2016

*
Tuan Rumah: Myanmar và Filipina
Tanggal: 19 November - 17 Desember 2016
Juara: Thailand
Runner-Up: Indonesia
Total Gol: 50 (2,78 gol per pertandingan)
Topskor: 6 Gol - Teerasil Dangdomain authority (Thailand)
Pemain Terbaik: Chanathip Songkrasin (Thailand)

PERTANDINGAN PIALA AFF 2016

*
GRUP.. A
*
*
*
*
Thailand
4-2Indonesia19 November, Bocaue
Peerapat Notchaiya 4", Teerasil Dangdomain authority 36", 79", 90+4" | Boaz Solossa 53", Lerby Eliandry 56"
Filipina0-0Singapura19 November, Bocaue
Thailand1-0Singapura22 November, Bocaue
Sarawut Masuk 89"
indonesia2-2Filipina22 November, Bocaue
Fachruddin Aryanto 7", Boaz Solossa 68" | Misagh Bahadoran 31", Phil Younghusb& 82"
Singapura1-2Indonesia25 November, Manila
Khairul Amri 27" | Andik Vermansah 62", Stefano Lilipaly 85"
Filipina0-1 Thailand25 November, Bocaue
Sarawut Masuk 81"
Klasemen
M M S K GM GK Phường.
1. Thailand3300629
2. Indonesia3111674
3. Filipina3021232
4. Singapura3012131
GRUPhường B
*
*
*
*
Malaysia
3-2Kamboja20 November, Yangon
Syazwan Zainon 37", Mohd Amri Yahyah 69", 80" | Chan Vathanaka 8", 60"
Myanmar1-2Vietnamtrăng tròn November, Yangon
Aung Thu 73" | Nguyen Van Quyet 24", Le Cong Vinh 80"
Malaysia0-1Vietnam23 November, Yangon
Nguyen Trong Hoang 80"
Kamboja1-3Myanmar23 November, Yangon
Sos Suhana 14" | Zaw Min Tun 35", 40", Aung Thu 57"
Vietnam2-1Kamboja26 November, Nay Pyi Daw
Le Cong Vinh 20", Nub Tola 50" (o.g) | Chreng Polroth 65"
Myanmar1-0Malaysia 26 November, Yangon
David Htung 89"
Klasemen
M M S K GM GK P
1. Vietnam3300529
2. Myanmar3201536
3. Malaysia3102343
4. Kamboja3003480
SEMI-FINAL (LEG 1)Indonesia
2-1Vietnam3 Desember, Bogor
Hansamu Yama 7", Boaz Solossa 50" (pen.) | Nguyen Van Quyet 17" (pen.)
Myanmar0-2Thailand4 Desember, Yangon
Teerasil Dangda 24", 55"
SEMI-FINAL (LEG 2)Vietnam
2-2 (a.e.t)Indonesia7 Desember, Hanoi
Vu Van Thanh khô 83", Vu Min Tuan 90+3" | Stefano Lilipaly 54", Manahati Lestusen 97" (pen.)
Indonesia menang agregat 4-3
Thailand4-0Myanmar8 Desember, Bangkok
Sarawut Masuk 33", Theerathon thả Bunmathan 66" (pen.), Siroch Chatthong 76", Chanathip Songkrasin 83"
Thailand menang agregat 6-0
FINAL (LEG 1)Indonesia
2-1Thailand14 Desember, Bogor
Rizky Rizaldi Pora 65", Hansamu Yama 70" | Teerasil Dangdomain authority 33"
FINAL (LEG 2)*Thailand
2-0Indonesia17 Desember, Bangkok
Siroch Chatthong 38", 47"
(*) Xứ sở nụ cười Thái Lan menang agregat 3-2